Garuda Marine menghubungkan Nelayan, Koperasi, Distributor, Bank dan Pemerintah dalam satu ekosistem digital untuk menjamin transparansi, subsidi tepat sasaran, dan kemudahan modal BBM.
Kapal: KM Bahari Jaya I (15 GT) • Muncar
Pengisian Solar 50 Liter
Hari ini • 08:45 WIB • EDC Reader #04
FC-8647-5390-6654-8871
Membantu meningkatkan produktivitas nelayan tradisional Indonesia melalui sistem BBM digital terpadu.
Kartu identitas kuota BBM bersubsidi nelayan berbasis teknologi NFC & QR untuk mencatat volume transaksi solar secara akurat, transparan, dan real-time.
Mengintegrasikan koperasi nelayan lokal untuk mempermudah pendaftaran anggota, monitoring alokasi kuota bulanan, dan verifikasi kapal melaut.
Memetakan titik depot penyimpanan solar, SPBUN, dan ketersediaan stok tangki secara real-time untuk menjamin kepastian pasokan BBM bagi kapal.
Kebutuhan solar nelayan nasional mencapai 6,2 juta KL/tahun, namun Pemerintah hanya mampu menyuplai 47% solar bersubsidi. Terdapat celah kekurangan suplai sebesar 53% (90.365 KL/bulan) yang menghambat nelayan melaut.
Nelayan memperoleh fasilitas pinjaman solar bunga rendah/0% yang disalurkan melalui Koperasi Nelayan lokal bekerjasama dengan Bank BPD.
Hasil tangkapan nelayan langsung ditampung oleh Koperasi dengan harga pasar yang adil, di mana pendapatannya didebit otomatis untuk melunasi kredit BBM.
Tunjangan hari tua, asuransi kecelakaan kerja (BPJS Ketenagakerjaan), dan asuransi kesehatan keluarga difasilitasi penuh melalui program kartu solar.
Kami membangun platform multifihak yang menyelaraskan rantai pasok solar industri untuk nelayan secara terintegrasi dengan perbankan, koperasi lokal, serta otoritas pelabuhan.
Titik depot penyimpanan bahan bakar minyak (Solar Industri) kami tersebar strategis di sepanjang pantai nusantara untuk memberikan keleluasaan melaut bagi seluruh armada perikanan.